Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2020

PULANG (Sebuah Salam Perpisahan Anya dan Sammy)

  PULANG  “kamu hanyalah percikan dari rangkaian perjalanan. Bukan rumah, yang seharusnya menjadi tempat pulang setelah petualangan selesai”   Di pekatnya malam bertabur bintang, Anya menyalakan kembang api sendirian. Ia sengaja memasang tenda dan menyalakan api unggun di halaman rumahnya seperti biasa. Ia kembali dihujami ingatan akan patah yang kian parah serta pasrahnya yang tak tentu arah. Apa yang menimpanya sekarang, membuatnya sadar bahwa kepergian dan kedatangan memang akan terus terjadi selama ia masih hidup di muka bumi. Tak dapat dihindari, pun tak dapat memilih mati. Itu malah akan membuatnya menjadi manusia bodoh disini. Ia tahu yang ia perlukan sekarang hanyalah sebuah kelapangan, sebuah penerimaan. Pada percikan pertama kembang api miliknya, ia menaruh harapan akan kabar yang membaik. Kembali membaik seperti nyalanya api didepan matanya kini. Tapi semoga setelah membaik tidak cepat hilang seperti padamnya kembang api ditangan. Tapi ia tahu, bahwa ...